Selalu Aktif Berkarya di Tengah Masyarakat, RE Nainggolan Bingung dari Mana Uang HBB

topmetro.news, Medan – Tokoh Sumatera Utara, Dr RE Nainggolan, menyatakan dukungannya kepada HBB (Horas Bangso Batak). Dukungan itu ia sampaikan, saat menghadiri audiensi atau pertemuan para tokoh Batak di Sumatera, yang digagas HBB.

Pertemuan tersebut berlangsung, Senin (12/10/2026), di Gedung Perpustakaan Universitas HKBP Nommensen, Jalan Perintis Kemerdekaan/Jalan Sutomo, Medan. Hadir sejumlah tokoh Batak, mulai dari para unsur pimpinan punguan marga, akademisi, politisi, dan lainnya, berbaur bersama para anggota dan pengurus HBB.

Pertemuan itu digagas HBB sebagai salah satu rangkaian kegiatan menjelang Mubes I DPP HBB yang akan berlangsung, 23 Oktober 2026, di HDTI Jalan Imam Bonjol Medan, serta Pelantikan DPP HBB tanggal 24 Oktober 2026, di Aula Raja Inal Kantor Pemprov Sumut Jalan Diponegoro Medan.

Pada kesempatan itu, RE Nainggolan menyatakan kekagumannya atas keaktifan HBB berkarya di tengah masyarakat. Bahkan ia juga sampai bingung, dari mana dananya, sehingga HBB bisa terus berjalan dan berkembang dengan baik.

Tapi RE yakin, semua itu adalah berkat dari Tuhan, karena memang apa yang dilakukan HBB merupakan karya-karya baik. “Ini berkat dari Tuhan. Karena setiap perbuatan baik, akan mendapat berkah dari Tuhan,” ujar Sekdaprov Sumut Periode 2008-2010 tersebut.

RE juga mengungkapkan, bahwa pada awal pembentukannya, ada sempat pemikiran bahwa HBB tidak akan bisa berjalan dengan baik. “Karena memang susah mengumpulkan Orang Batak, karena semua adalah raja,” ujarnya.

“Tapi ternyata organisasi ini terus berkembang. Tidak hanya di Sumut tapi juga di Indonesia. Sewaktu dengar peresmian di Sumsel, saya langsung menghubungi Ompung Lamsiang dan memberi semangat agar HBB terus berkembang. Demikian juga saat peresmian HBB di Jakarta. Demikian seterusnya, sehingga kita semua bisa menyaksikan HBB terus berkembang dan ‘berbuah’,” sambung RE Nainggolan.

Sehingga ketika diminta untuk mendukung, ia pun langsung memberi dukungan dan mengajak para tetua dan tokoh Batak untuk ikut hadir dalam acara pertemuan tersebut.

HBB dalam penilaian RE, adalah organisasi yang terus komit menjaga kepribadian dan harga diri Batak. Menjaga agar jangan ada yang menjelek-jelekkan dan menyenggol soal Adat dan Budaya Batak.

“Saya selalu berkomunikasi dengan pengurus HBB. Termasuk saat persoalan Ratu Entok. Kita yakin, karena kebersamaan di HBB, maka HBB akan terus berjalan dan memberi dukungan kepada Orang Batak,” kata mantan Sekda Dairi dan Bupati Taput sebelum pemekaran tersebut.

RE Nainggolan saat menandatangani surat dukungan. (foto/RaPS)
Berwarna

Selanjutnya, RE juga mensyukuri, karena HBB sudah semakin berwarna dengan bergabungnya beberapa agama di dalam. Ia pun berharap supaya tetap berjalan dalam keberagaman dengan merangkul semua sekte, etnis, denomisasi gereja, dan lainnya.

RE juga melihat, bagaimana HBB bisa berkolaborasi dengan baik dengan organisasi lain, termasuk Forum Keberagaman Nusantara (FKN) yang diketuai oleh Sultan Deli. Dengan demikian, HBB tidak berjalan sendirian, sehingga perjalanan organisasi akan semakin panjang dengan jangkauan lebih luas.

Di akhir sambutannya, RE berharap ke depan, agar pertemuan seperti ini bisa terus berlangsung secara berkala. Selain itu, RE juga berharap agar seluruh di provinsi bisa berdiri HBB.

“Tampakna do tajomna, rim ni tahi do gogona,” tutup Dr RE Nainggolan, seraya kemudian menandatangani Surat Pernyataan Dukungan terhadap Perkumpulan Horas Bangso Batak, dipandu Ketum DPP HBB Lamsiang Sitompul SH.

penulis | Raja P Simbolon

Related posts

Leave a Comment